Tingkat Kebocoran Pipa Capai 30%, Saipul Rahman: Perlu Perbaikan Urgen

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU :  Direktur Perumda Batiwakkal, Saipul Rahman mengatakan untuk mengatasi masalah kepocoran pipa, pihaknya memerlukan waktu perbaikan sekitar 4 jam untuk bisa mengalir kembali ke rumah warga.

 

Kendala utama yang dihadapi saat ini karena tingginya tingkat kebocoran pipa, mencapai 30%.  Jauh di atas standar negara maju yang biasanya di bawah 5%. Proyek-proyek pembangunan infrastruktur seperti jalan baru dan gorong-gorong menjadi penyebab utama kebocoran karena merusak pipa yang terkubur di dalam tanah.

 

"Meski kami memiliki rencana lama untuk membuat air bisa diminum langsung, tingkat kebocoran yang tinggi menjadi hambatan utama. Kami perlu memprioritaskan perbaikan kebocoran terlebih dahulu sebelum bisa menjamin kualitas air yang dapat diminum," ungkap Saipul.

Kebebasan masyarakat untuk menggali tanah tanpa izin khusus, seperti di negara maju, turut menyumbang pada tingginya tingkat kebocoran. Saipul menyoroti dampak kontaminasi kebocoran yang bisa membuat air menjadi keruh dan kotor di rumah-rumah warga. (sep)